Minggu, 06 Januari 2013

skala proritas


Skala untuk menentukan prioritas asuhan keperawatan keluarga
Bailon dan Maglaya 1978
Scoring :
Tentukan skor untuk setiap kriteria
Skor dibagi dengan angka tertinggi dan kalikan dengan bobot

Jumlah skor untuk semua kriteria (skor maksimum sama dengan  jumlah bobot, yaitu 5)
 
No.
KRITERIA
SCORE
BOBOT
1.



2.



3.



 4.
Sifat masalah
Skala :  -  Tidak/kurang sehat
              -  Ancaman kesehatan
              -  Potensial/wellness
Kemungkinan masalah dapat diubah
Skala :  -  Mudah
              -  Sebagian
    - Tidak dapat
Potensi masalah untuk dicegah
Skala :  -  Tinggi
   - Cukup
  - Rendah
Menonjolnya masalah
Skala :  -  Masalah berat, harus ditangani
   -  Ada masalah tapi tidak perlu ditangani
   -  Masalah tidak dirasakan

3
2
1

2
1
0

3
2
1

2
1
0


1



2



1



 1
Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan prioritas
1.Sifat masalah
Bobot yang lebih berat diberikan pada tidak/kurang sehat karena memerlukan tindakan segera dan biasanya disadari dan dirasakan oleh keluarga
2.Kemungkinan masalah dapat diubah
Pengetahuan yang ada sekarang, teknologi dan tindakan untuk menangani masalah
Sumber daya keluarga: dalam bentuk fisik, keuangan, dan tenaga
Sumber daya perawat: dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, dan waktu
Sumber daya masyarakat: dalam bentuk fasilitas, organisasi dalam masyarakat, dan sokongan masyarakat
3. Potensial masalah dapat dicegah
Kepelikan dari masalah, yang berhubungan dengan penyakit atu masalah
Lamanya masalah, yang berhubungan dengan jangka waktu masalah itu ada
Tindakan yang dijalankan adalah tindakan-tindakan yang tepat dalam mamperbaiki masalah
Adanya kelompok “high risk” atau kelompok yang sangat peka menambah potensi untuk mencegah masalah
4. Menonjolnya masalah
Perawat perlu menilai persepsi atau bagaimana keluarga melihat masalah kesehatan tersebut. Nilai skore yang tinggi yang terlebih dahulu dilakukan intervensi keperawatan keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar